loading...

Pengantar Matahari

Kau jalan telah habis membawa mobil-mobil ke tauhidku.
matahari tak lagi menjemput pohon. laut tak lagi pelihara
ikan. semua pantai pergi mencari manusia. aku di samping
mu,
terus saja memaki.

Mari, dada.

Kalau laut telah habis membawa ikan-ikan ke tauhidku.
gunung tak lagi menjemput para pendaki. hutan mengusir
seluruh pengembara. aku di sampingmu, terus saja saling
berbunuh tak mati-mati.

Bernyanyilah sendiri sajalah, dada. tanah hanya bekerja
menunggu kubur semua telah menjadi hewan di tanganku.
membangun keperihan. jam di tangan telah habis
meng
hitung matahari.


1983
"Afrizal Malna"
Puisi: Pengantar Matahari
Karya: Afrizal Malna

Post a Comment

loading...
 
Top