Mei 2016
Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.
Selukar Matahari
(untuk Neng Tari)

Seketika kabut teriris
Pada pagi belum habis
Atau matahari melukar tangis
Lirih jatuh embun segaris

Semalam hujan turun
Jendela itu kusam kembali
Rona dendam sepanjang hati
Mengalir mata air mata
-; Hadir senestapa bunga

Sajakku tak cukup kata
Sajakku tak cukup makna
Sajakku tak cukup bisa
Menukar jeda sakit itu
-; Sepanjang hayat-waktumu.

Desember, 2011
"Cucuk Espe"
PuisiSelukar Matahari
Karya: Cucuk Espe

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

|www. sepenuhnya .com ||
Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.
"Azimul, Siti, Arief, Dayat di Laut Kuburan Cina, Benteng, Sigli"
Banyak yang tidak menyadari bahwa perpisahan sekolah adalah awal dari pada mimpi untuk kembali bersekolah. Namun itu bukan masalah, karena hal itu akan mengajarkan kita untuk merasa peduli dengan setiap langkah yang kita ambil di hari selanjutnya. Dan pun bukan masalah besar, selama semua teman-temanmu tidak ikut tertinggal di masa perpisahan sekolah.

Dan seperti biasanya, hari perpisahan sekolah kami pun ikut ditelan sejarah. Tidak buruk memang, karena beberapa dari kami masih punya cara untuk mengenangnya. Iya, kami saling menghubungi untuk mendiskusikan waktu pertemuan. Dan untuk cerita kali ini, kami berkumpul di sebuah tempat yang sedikit sepi untuk disebut laut yang indah.
"Siti Laut Kuburan Cina, Benteng, Sigli"
Letaknya adalah di seputar Kota Sigli, lebih tepatnya di Kuburan Cina, Benteng. Jalan menuju ke sana bersebelahan dengan letak Penjara Bentang. Nah, jika merasa ingin menghabiskan waktu di Kota Sigli di pinggir pantai bersama teman-teman, silahkan menjadikan tempat ini sebagai rujukan terakhir, haha.

Tempat ini tidak seindah laut yang sering mendapat pujian. Namun tempat ini adalah tentang ketenangan. Dan lagi pula, di Sigli tidak banyak tempat yang bisa dijadikan rujukan liburan, haha.
"Arief dan Dayat di laut Kuburan Cina, Benteng, Sigli"
Warna yang sepi, dan hanya dipenuhi dengan warna kami. Upss, sebenarnya ada beberapa orang yang datang terlebih dahulu, namun kami mencari tempat paling ujung untuk menghindari keramaian. Dan seperti anak kecil lainnya (ceileh), kami mulai melakukan aktivitas lama; main pasir dan mandi laut.
"Azimul, Nurul, Arief, Dayat di Laut Kuburan Cina, Benteng, Sigli"
Perawakan yang sangat jarang terlihat, karena sekarang ini kami sudah sangat jarang berkomunikasi. Dan hal itulah yang membuat saya menulis artikel singkat ini, sembari mengenang semua biru yang terlanjur diabadikan sejarah. Teman-temanku, Siti, Nurul, Azimul, Deyat... Aku rindu kalian semua. Oya, tolong rindukan aku ya... haha!
"Nurul, Siti, Arief, Dayat di Laut Kuburan Cina, Benteng, Sigli"

Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.
"Arief di Makam Hamzah Al-Fansuri"
Nama Hamzah Al-Fansuri pasti tidak asing untuk pecinta sejarah aceh, terlebih beliau adalah seorang yang mahir dalam cukup banyak bidang ilmu. Beliau adalah Ulama Sufi, dan juga Sastrawan abad ke-16.

Sejarah unik tentang Syeh Hamzah Al-Fansuri adalah, makam beliau yang berada di lebih dari satu tempat. Berdasarkan yang saya tau, Desa Oboh Kecamatan Rundeng Sekitar 15 KM dari Kota Subulussalam, adalah rujukan pertama, namun saya belum sempat menyinggahi. ada juga yang menyebut bahwa makam beliau terdapat di Malaysia, Wallahu A'lam.

Semua sejarah ini sudah sangat sulit diteliti, karena sumbernya pun terlihat hilang ditelan sejarah. Hal ini juga sedikit membuktikan bahwa penduduk Aceh lupa menghargai sejarah (kalimat untuk diri sendiri).

Dan pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan kisah perjalanan saya menuju ke Makam Hamzah Al-Fansuri yang berada di Ujong Pancu, Peukan Bada, Aceh Besar... Jika anda berada di Pusat Kota Banda Aceh, maka anda harus mengambil jalur ke Ulee Lhe menuju ke Ujong Pancu. Dan ujung dari pada perjalanan itulah letak Makam Hamzah Al-Fanshuri. Bukan hanya ujung perjalanan, tapi juga ujung jalan (jalan buntu).
"Arief di Makam Hamzah Al-Fansuri"

"Arief di Makam Hamzah Al-Fansuri"

"Agoes di Makam Hamzah Al-Fansuri"

Tidak sampai di situ, karena anda harus berjalan kaki kurang lebih 10 menit untuk berada di Makam Syeh Hamzah Al-Fansyuri. Jalan yang anda lalui adalah sedikit harus mendaki, dan jalan tersebut berada tepat di kaki gunung yang dimana di bawahnya juga membentur Bibir laut.
"Makam Hamzah Al-Fansuri"

"Makam Hamzah Al-Fansuri"
Saat kami melakukan perjalanan ini, kami hanya menjumpai satu kelompok yang sedang menurun (hendak pulang). Dan itu berarti, saya dan teman saya (Agoes) adalah dua orang terakhir yang tersisa. Tiba di sana, kami melihat-lihat kondisi sekitar makam, kami tidak berani memasuki makam yang berada di dalam tempat yang tertutup layaknya rumah satu ruangan tersebut.
"Perjalanan ke Makam Hamzah Al-Fansuri"
Berdasarkan papan hijau yang berdiri tegak di luar pagar makam, tertulis tata tertib yang sedikit membuktikan watak Penduduk Aceh. Tata tertib ke-1 sampai tata tertib ke-3 bukanlah suatu yang janggal, namun peraturan ke-4 adalah hal yang aneh di dalam pandangan saya : "Dilarang Kain Makam dibakar".
"Agoes di Makam Hamzah Al-Fansuri"
Entah apa maksud dari pada tata tertib di atas, yang pastinya hanya orang gila yang akan melanggar larangan tertib tersebut. Di samping kiri dari letak makam, terdapat sebuah bangunan yang bisa dikatakan tempat untuk beristirahat untuk para pengunjung, atau mungkin memang khusus untuk penjaga makam. Namun anehnya lagi, di sini kami tidak melihat satu sosok manusia pun selain diri kami berdua.
"Makam Hamzah Al-Fansuri"
Sekitar 10 menit berada di sana, kami memilih meninggalkan Makan, karena waktu memang terlalu singkat untuk berlama-lama. Perjalanannya memang singkat, namun akibat sudah cukup lama tanpa olah raga, saya harus istirahat sejenak pada perjalanan pulang...
"Arief di Makam Hamzah Al-Fansuri"
Pada kesempatan kali ini, saya mengajak teman-teman sekalian untuk lebih peduli dengan warisan leluhur. Karena jika bukan kita (yang muda-muda) yang menjaga sejarah, siapa lagi yang akan melakukannya.
Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.
Secara kita orang yang teliti, sebenarnya tidaklah sulit untuk selalu memiliki Google Chrome yang selalu dalam Update terbaru. Karena Google Chrome sendiri memang selalu memberitahukan penggunanya jika terjadi Update. Perhatikan ketentuan di bawah ini :

"cara upgrade google chrome mudah"

Hal di atas adalah cara Google Chrome memberitahukan kepada anda tentang pembaharuan yang mereka lakukan. Anda bisa melihat tanda tersebut di bagian kanan atas Google Chrome anda. Dan sebagai sebuah kenyamanan, untuk anda yang ingin selalu memiliki Google Chrome dengan Versi terbaru, anda bisa mengikuti langkah berikut ini :
  • Buka Browser Google Chrome anda seperti biasanya.
  • Kemudian di sudut kanan atas, silahkan memilih Bagian Kontrol Google Chrome.
"cara upgrade google chrome PC"

  • Pada gambar di atas, lanjutkan dengan memilih pilihan Setelan.
  • Dan pada halaman berikutnya, silahkan memilih pilihan Tentang.
"cara upgrade google chrome PC"
  • Pada halaman di atas, anda diharuskan untuk menunggu koneksi internet anda melacak pembaharuan yang ada. Dan jika Google Chrome anda masih dengan versi lama, itu artinya Browser anda dengan sendirinya akan mendownload Versi terbarunya. Silahkan memilih pilihan ya, dan silahkan menunggu Proses Update tersebut.
"cara upgrade google chrome terbaru"
  • Jika Proses tersebut selesai, maka Browser anda akan memperlihatkan tampilan seperti di bawah ini, silahkan Klik Luncurkan Ulang (untuk melihat perubahan yang terjadi).
"cara upgrade google chrome terbaru"
  • Selamat mencoba!

Jika ada masalah dalam anda menerapkan Tutorial Cara mengupdate Google Chrome ini, silahkan untuk jangan sungkan bertanya di dalam kolom komentar. Saya akan sangat senang jika bisa membantu, terimakasih!
Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.
Sebagai Pengguna Blogger, pasti kita sangat dekat dengan yang namanya Google Drive. Mungkin tidak semua Blogger, tapi untuk yang bernaung dalam Niche Blog Download sudah pasti semua. Nah, akibat dari sebuah pertanyaan yang lahir dari di dalam Blog Ariefsigli ini, akhirnya saya merilis Tutorial ini.

"Cara menghapus Data di Google Drive"

Berikut beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk menghapus data di Google Drive :
  • Silahkan langsung menuju ke Google Drive anda (saya anggap anda sudah berhasil Login).
  • Kemudian silahkan memilih file/data yang ingin anda hapus; dengan cara langsung menekan tombol Del di Keyboard Laptop anda, atau dengan cara Klik kanan+Hapus :
"Cara mengosongkan google Drive yang penuh"
  • Untuk beberapa pembahasan, beberapa dari kita mungkin berpikir itu sudah selesai. Namun dalam kenyataan yang sebenarnya, untuk menghapus file di Google Drive, anda harus melengkapi tugas ini dengan membuka Menu Sampah untuk benar-benar menghilangkan semua data yang anda hapus tadi.
"Cara menghapus file di google Drive"
  • Nah, begitulah cara menghapus data di Google Drive yang benar.
  • Selamat mencoba!



Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.
Haiku Penghujan

(1)
Semilir. Embun
dini menitik dari
rimbunan bambu.

(2)
Setapak tanah
: denanganan sisa hujan
semalam. Licin.

(3)
Selepas subuh:
hujan; menjelang magrib:
hujan. Mengigigil.

(4)
Terbaring sampai
siang di hari minggu
: hujan menghadang.

(5)
Seperti masuk
halimun: matahari
teraling kabut.

(6)
Katak mendengkung
- tembang gairah. Siang
bertabur mendung.

(7)
Tak ada bias
pelangi, sebab siang
bertabir hujan.

(8)
Lembah dan puncak
berselimut halimun
- embun berkilau.

(9)
Langit menangis.
Dari teritis: titik
(air) gemeritik.

(10)
Berdiang depan
tungku. Beku menunggu
hujan berhenti.

(11)
Menunggu ubi
bakar matang, tak sabar
dikurung kabut.

(12)
Segelas kopi
jahe. Menyesap gigil
bulan November.

(13)
Menyulut rokok
menyalakan jantung di
senyap sendiri.

(14)
Gaung azan. Ruh
tersaruk menjelang di
subuh. Gemetar.

(15)
Kuburan pelan
menjelma kulkas. Arwah
beku. Tak lenyap.

(16)
Angin menebar
tempias. Dan kuburan
berhari lembab.

(17)
Terkadang ingin
pindah ke pantai. Nonton
produksi hujan.

(18)
Bukan di gunung,
bukan di pantai. Ruh
mencari Allah.

2016
"Puisi Beni Setia"
Puisi: Haiku Penghujan
Karya: Beni Setia
Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.
Manifestasi Subhuman

Dan surga buruh sangat naif
- tersedia menu kuliner

: sehari tiga kali. Dan kalau
harus menghuni neraka -

tak apa! Asal ada jeda, jadwal
dan waktu bersantap

mau apa lagi? Kami hanya
subhuman, kaum primata

bukan humanik - politikus
rakus dan birokrat curang.

2015
"Puisi Beni Setia"
Puisi: Manifestasi Subhuman
Karya: Beni Setia
Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.
"Jual Cepat, Butuh Uang" kata sakti ini seringkali digunakan dalam iklan-iklan yang menawarkan produk tertentu yang bernilai nominal tinggi seperti perhiasan, kendaraan dan property. Bagi para calon konsumen, frasa "Butuh Uang" akan menimbulkan kesan bahwa sang penjual akan memasang harga murah bagi produk yang ditawarkannya. Anggapan ini tidak salah, sebab faktor utama iklan adalah mempengaruhi pembaca iklan sebagai calon konsumen secara psikologis untuk membeli produk yang ditawarkan.

"Tips Jual Apartemen Cepat"

Sewa apartemen merupakan hunian yang berbeda jauh dengan rumah biasa, sehingga pangsa pasarnya belum terlalu umum. Sebagian besar orang Indonesia masih berpendapat bahwa rumah masih menjadi pilihan utama sebagai hunian yang nyaman. Di Indonesia sendiri, peminat apartemen masih terbatas kalangan tertentu. Pangsa pasar utama penjualan apartemen adalah pasangan muda, keluarga kecil, selebritis, artis dan pebisnis.

Mengingat pasar apartemen masih sangat terbatas, maka perlu diperhatikan bahwa tips jual apartemen yang tidak dapat diabaikan adalah informasi mengenai pangsa pasar tersebut. Memperluas pergaulan adalah kunci utama dalam menjual properti selain pengetahuan tentang harga pasaran property di suatu daerah. Itulah sebabnya seorang marketing biasanya bersifat supel, terbuka, easy going, ramah, dan memiliki teknik komunikasi yang efektif.

Menjual produk adalah meyakinkan calon pembeli bahwa produk yang ditawarkannya sesuai dengan kebutuhan dan memiliki nilai tambah dibandingkan pilihan lain. Salah satu cara yang paling efektif sebagai tips jual apartemen cepat adalah mendeskripsikan berbagai fasilitas apartemen secara detail dan konstruktif. Cara beriklan demikian sangat efektif.

Selain mencantumkan kalimat sakti "Jual Cepat, Butuh Uang", langkah-langkah efektif sebagai tips jual apartemen cepat adalah dengan membeberkan berbagai kelebihan apartemen, memasang foto yang mendukung, memasang testimoni penghuni di sekitar apartemen yang dijual untuk menggambarkan lokasi strategis serta kalimat penekanan: "beberapa hari lagi harga naik" seperti Iklan Property di Televisi. Diharapkan calon konsumen yang tertarik dengan apartemen tersebut, dan segera memutuskan untuk melakukan pembelian atau minimal membayar uang muka transaksi.
Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.
Salah satu jenis rumah yang beberapa tahun belakangan ini menjadi idaman masyarakat Indonesia adalah rumah minimalis. Sangat dapat dimaklumi karena tampilannya yang simple dan sangat enak untuk dipandang mata. Rumah dengan type minimalis akan laris terjual dimanapun, bahkan dengan harga yang cukup fantastis pula.

Dan pada saat ini, di mana minat masyarakat Indonesia Atas akan rumah dengan type minimalis ini masih cukup tinggi. Dan fenomena ini tentunya menguntungkan bagi mereka yang hendak menjual rumahnya yang kebetulan juga berdesain minimalis tersebut.
"Tips Jual Rumah Type Minimalis"
Keunggulan rumah minimalis selain tampilannya yang simple, juga didukung dengan interior yang sangat modern. Sehingga memicu kesan kekinian pada rumah hunian untuk anda tinggali.

Berbicara tentang rumah hunian type minimalis tersebut, banyak orang yang kini juga mau menjual rumahnya tersebut. Dan untuk itu, anda bisa mencoba beberapa tips ketika hendak menjual sebuah rumah dengan type minimalis agar tetap memiliki daya saing dengan para pengembang yang menawarkan beragam jenis rumah hunian.

Bagi kalian yang ingin menjual sebuah rumah milik pribadi dengan type minimalis tentunya ada tips agar tetap bersaing dengan rumah minimalis yang dimiliki oleh para developer tersebut. Tips pertama yang bisa anda lakukan adalah perbanyak jumlah promosi yang anda lakukan, di dalam bentuk iklan. 

Iklan yang menarik dan juga banyak, akan membuat seperti sebuah hipnotis tersendiri bagi para konsumen sehingga para konsumen akan memiliki rasa penasaran sampai akhirnya kepada rasa ketertarikan untuk membeli rumah minimalis yang anda miliki tersebut.

Selain itu, tips lainnya ketika hendak menjual rumah dengan type yang minimalis tersebut adalah meminta bantuan kepada agent marketing property untuk membantu memasarkan. Atau jika ingin secara langsung, anda bisa mengiklankannya di media online.

Ketika iklan kalian sudah banyak, tentu sedikitnya akan menyamai ketenaran yang dimiliki oleh sebuah developer atau para pengembang perumahan minimalis tersebut. Tidak perlu minder, apalagi keunggulan rumah pribadi yang dijual pemiliknya, biasanya juga memiliki keunggulan yang langsung siap huni, tanpa perlu melakukan renovasi yang lebih banyak lagi.
Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.
Sejarah Lingkok Kuwieng
Seperti semua tempat unik lainnya, Lingkok Kuwieng juga memiliki sejarah tersendiri. Sejarah unik pertama terletak pada namanya, yang dimana berdasarkan pendapat seorang yang bermukim di sana mengatakan, "Sebutoi jih awai tempat nyan kamoe khen Angkop Kuwieng, aleh paken aneuk mit laweut nyo ka di khen Lingkok Kuwieng."

Kalimat tersebut kurang lebih berarti "Sebenarnya dahulu tempat itu kami menyebutnya Angkop Kuwieng, tapi entah kenapa anak jaman sekarang menyebutnya Lingkok kuwieng."
Arief, Muazzin, dan Bang Ahmad di Lingkok Kuwieng
Gua kuno yang terdapat di Lingkok Kuwieng
"air terjun di Lingkok Kuwieng"
Air Terjun yang terdapat di Lingkok Kuwieng
"bebatuan di lingkok kuwieng"
Bebatuan di Lingkok Kuwieng
Berdasar kesimpulan dari beberapa perbincangan lainnya dengan si bapak tersebut, kami juga dapat menyimpulkan bahwa dahulu tempat ini merupakan tempat orang mulia bermukim (Aulia/Ulama). Bahkan konon, ada suku primitif yang terakhir kali bermukim di sana (entah kapan itu). Namun begitulah sejarah, terkadang kita bisa mengatakannya seperti sebuah kebenaran yang nyata. Dan memang benar, sejauh kalimat yang sudah saya tuliskan ini, semuanya adalah "kisah konon cerita" yang maknanya tidak dapat kami buktikan kebenarannya.

Kenalan Dengan Tokoh Cerita
Pemeran utama dari perjalanan kali ini adalah Arief Sigli, Bang ErDeKa, Muazzin, dan Endi Sang Pemandu jalan. Berikut ini adalah Foto Artis Pemeran Tersebut :
"Endi dan Arief dalam perjalanan ke lingkok kuwieng"
Kika : Endi dan Arief
"Bang RDK dan Arief di lingkok kuwieng"
Kika : Bang ErDeKa dan Arief Sigli
"Muazzin dan Arief di lingkok kuwieng"
Kika : Muazzin dan Ariefsigli
Mohon maaf kalau terlalu banyak foto saya yang ditampilkan (haha), dan mohon maaf juga kalau mengganggu penglihatan anda. Muka saya bukan hasil editan, tapi memang sudah jelek dari sononya (haha).

Tujuan Perjalanan ke Lingkok Kuwieng.
Berdasarkan rapat yang kami adakan (Komunitas CybertStreet), kami berhasil menempatkan Lingkok kuwieng sebagai rujukan utama untuk tempat kemping yang rencananya akan kami adakan sebelum/menyambut Bulan Ramadhan jilid 2016. Tempat tersebut nampak sangat indah di dalam Jepretan para penjelajah, sehingga kami mencoret beberapa daftar tempat lain, dan memfokuskan tempat ini.

Di luar dari beberapa kesepakatan, akhirnya dua orang terpaksa/terpilih menjadi wakil untuk melakukan Survey Lokasi. Dua orang yang kurang beruntung tersebut adalah, Bang ErDeKa dan Bang Arief Sigli (haha).
"Blogger di lingkok kuwieng"
Kika : Newbie dan Master

Perjalanan menuju Lingkok Kuwieng (8 Mei 2016)
Perjalanan dimulai dari Pusat Kota Banda Aceh menuju Kabupaten Pidie pada jam 08.00 WIB, jarak tempuh dengan kecepatan 60KM/Jam adalah sekitar 2-3 jam. Dan untuk cerita yang kami perankan ini, kami tiba di Padang Tiji sekitar jam 11.30 WIB (mungkin sedikit lebih).

Duduk manis di Halte Padang Tiji sekitar 10 Menit, menunggu sang pemandu jalan. Dan akhirnya resmi kami berangkat ke Lingkok Kuwieng pada jam 12.00 WIB. Dan di luar dari semua prediksi yang diciptakan prasangka otak kami, ternyata perjalanan ini lebih cocok untuk disebut Perjalanan Ekspedisi. Silahkan menerka sendiri betapa sulitnya perjalanan ini (Tolong untuk yang tidak tau cara menerka, agar supaya jangan menerka, haha).

Terjal... Korban pertama dari perjalanan ini adalah Spion Kanan Kereta Serba Hitam milik Bang Arief Sigli (haha). Dan akibat musibah tersebut, akhirnya kami memilih makan bersama di tempat kejadian perkara.
"Terjalnya perjalanan ke lingkok kuwieng"
Kereta ini tanpa REM TANGAN, di bawahnya ditunggu oleh jurang menganga.
"Terjalnya perjalanan ke lingkok kuwieng"
Inilah Sang Korban Perjalanan
"istirahat dalam perjalanan ke lingkok kuwieng"
Istirahat sebelum melanjutkan perjalanan : Ariefsigli, Bang RKD, dan Muazzin.

Tiba Di Lingkok Kuwieng
Setelah perjuangan keras yang terjadi lembutnya waktu, akhirnya kami tiba di Lingkok kuwieng sekitar jam 13.00 WIB (kurang lebih). Dan seperti Cerita On The Street Lainnya, Acara Selfie dimulai :
"perjalanan ke lingkok kuwieng"

"tiba di lingkok kuwieng"

"tiba di lingkok kuwieng"

"tiba di lingkok kuwieng"

"tiba di lingkok kuwieng"

"tiba di lingkok kuwieng"

"Muazzin dan Arief di lingkok kuwieng"
Kika: Muazzin dan Arief Munandar

Perjalanan Pulang Dari Lingkok Kuwieng
Dengan alasan agar kami tidak terlalu larut untuk kembali ke Banda Aceh, akhirnya pada jam 15.00 WIB, kami memilih untuk mencari jalan pulang. Di dalam perjalanan pulang dari Lingkok Kuwieng, kami berhenti di salah satu tempat yang pemandangan pergunungan yang indah. Duduk manis sejenak, dan di sanalah saya menyadari ternyata saya mengalami dehidrasi yang aneh. Saya bahkan hampir menghabiskan 50 Gelas Botol AQUA besar (maaf ini hanya fiksi, haha).

"keindahan lingkok kuwieng"

"keindahan lingkok kuwieng"


Tiba Kembali Di Padang Tiji
Perjalanan berlanjut dan tiba kembali di Padang Tiji sekitar jam 17.00 WIB. Di sana kami berbincang sebentar dengan sang legenda di sana, Bang Baidarus dan Kawan-kawan. Perbincangan yang sangat manis namun tidak terlihat memiliki kesimpulan, hingga tibalah jam 18.30 WIB yang memanggil kami untuk pamit; melanjutkan perjalanan ke Banda Aceh.

Perjalanan Pulang Ke Banda Aceh
Hal pertama yang terlihat aneh untuk terjadi adalah, sang ErDeKa disambut oleh karya seni pemikiran yang sedikit aneh, yaitu menantang Setan Penunggu Di Jembatan Seunapet (Tutue Seunapet). Dan oleh karena Si Arief Sigli otaknya memang sedikit miring ke kanan, akhirnya kami memutuskan berhenti di Seunapet untuk memusnahkan/membasmi sebatang rokok dan tentunya menghampiri tungguan sang penunggu.

Naas, batang telah habis, namun setan mengecewakan kedatangan kami (Alhamdulillah, haha). Berangkat dari sana, kami memiliki keanehan kedua, yaitu Bang ErDeKa yang tidak tidur semenjak SEHARI-SEMALAM memilih tidur di belakang kereta yang sedang melaju. Dan Wow, tenang, tidak terjadi apapun yang anda harapkan, haha (walau sempat terjadi Wake-and-wake berkali-kali, haha).

Tiba Di Banda Aceh
Sekitar jam 21.00 WIB, tibalah kembali di Kota Bising, Banda Aceh. Saya mengantar Bang ErDeKa ke Istana Inspirasinya, lalu memilih pulang untuk istirahat sebagai balasan untuk hari yang melelahkan. Tidak ada pagi untuk hari ini, saya bangun pada jam 15.00 WIB.

Hal tersebut bukan bukti bahwa saya seorang pemalas yang suka tidur, tapi itu bukti bahwa saya benar-benar lelah. Dan bangun dari tidur pun ternyata membuat saya menyesal telah memilih bangun, karena seluruh badan terasa pegel (tidak linu). Huft... sungguh terlalu...

Penutup :
Perjalanan ini menyisakan Kaki Bang ErDeKa yang terkilir, Jempol Arief Sigli yang sedikit terkilir, SPION kanan Kereta Pecah (namun masih untung, karena bukan Spion Kiri, haha), dan beberapa keretakan di dalam hati karena kerumitan jalan yang terlanjur kami tempuh. Namun itu bukan akhir dari sempurnanya hari yang harus kami tinggalkan, karena selanjutnya akan ada keindahan alam yang mungkin saja menanti. Jadi Keep Watching dan Keep Waiting for ARIEFsigli.COM

"keindahan lingkok kuwieng"

"keindahan lingkok kuwieng"

"keindahan lingkok kuwieng"

"keindahan lingkok kuwieng"

"keindahan lingkok kuwieng"

"keindahan lingkok kuwieng"

"keindahan lingkok kuwieng"