loading...
Elegi Nakhoda Harap

Dengan atau tanpa aku memaksa,
Aku mungkin akan menyesalinya,
Satu atau dua, atau mungkin tiga tahun lagi,
Dan semua hanyalah masalah waktu;

Untuk menyadari betapa tidak berharganya semua yang aku lakukan demimu.

Untuk menyadari betapa bodohnya aku yang selalu memimpikan masa depanku bersama seorang yang bahkan tidak pernah membayangkan wajah setiaku.

Untuk menyadari betapa dangkalnya aku yang tidak tau betapa besarnya cintaku yang bisa saja membunuh semua impian-impianku.

Untuk menyadari mungkin aku punya takdir lain yang lebih menyedihkan, menantiku yang tidak pernah berjalan.

Untuk menyadari bahwa cinta yang tidak pernah di hatimu, tidak akan pernah layak untuk aku perjuangkan.

Untuk menyadari bahwa telah dari dulu, aku haram mencintaimu.

Karena itu adalah harap;
Adalah garis;
Adalah karma;
Adalah kamu.

Untuk menyadari;
Bahwa kamu, tidak akan pernah menyadarinya.

"Elegi Nahkoda Harap"
Elegi Nakhoda Harap
Oleh: Arief Munandar

Post a Comment

  1. Saya malah tidak tau; kalau kalimat saya memakai majas inversi :D :D :D

    ReplyDelete

loading...
 
Top