loading...

Elegi Nakhoda Harap

Dengan atau tanpa memaksa
Aku mungkin akan menyesali;
Satu atau dua, atau mungkin tiga tahun lagi,
Hanya masalah waktu

: Untuk menyadari betapa tidak berharganya
semua yang aku lakukan demimu.

Untuk menyadari betapa bodohnya
aku yang selalu memimpikan masa depanku
bersama seorang yang bahkan tidak pernah
membayangkan wajah-setia-ku.

Untuk menyadari betapa dangkalnya
aku yang tidak tau betapa besarnya cintaku
yang bisa saja membunuh
semua mimpi-mimpi.

Untuk menyadari mungkin
aku punya takdir lain
yang lebih menyedihkan, menantiku
yang tidak pernah berjalan.

Untuk menyadari bahwa cinta
yang tidak pernah di hatimu,
tidak akan pernah layak
untuk aku perjuangkan.

Untuk menyadari bahwa telah dari dulu,
aku haram mencintaimu.
Untuk menyadari bahwa kamu
tidak akan pernah menyadarinya.

(Karena itu adalah harap
Adalah garis
Adalah karma
Adalah kamu)

2013
"Puisi: Elegi Nakhoda Harap"
Puisi: Elegi Nakhoda Harap
Oleh: Arief Munandar

Post a Comment

  1. Saya malah tidak tau; kalau kalimat saya memakai majas inversi :D :D :D

    ReplyDelete

loading...
 
Top