loading...

Puisi Chairil Anwar: Kepada Kawan

Kepada Kawan
=================================

Sebelum ajal mendekat dan mengkhianat,
Mencengkam dari belakang 'tika kita tidak melihat,
Selama masih menggelombang dalam dada darah serta rasa,
Belum bertugas kecewa dan gentar belum ada,
Tidak lupa tiba-tiba bisa malam membenam,
Layar merah terkibar hilang dalam kelam,
Kawan, mari kita putuskan kini di sini:
Ajal yang menarik kita, juga mencekik diri sendiri!

Jadi...
Isi gelas sepenuhnya lantas kosongkan,
Tembus jelajah dunia ini dan balikkan,
Peluk kecup perempuan, tinggalkan kalau merayu,
Pilih kuda yang paling liar, pacu laju,
Jangan tambatkan pada siang dan malam.

Dan...
Hancurkan lagi apa yang kau perbuat,
Hilang sonder pusaka, sonder kerabat.
Tidak minta ampun atas segala dosa,
Tidak memberi pamit pada siapa saja!

Jadi...
Mari kita putuskan sekali lagi:
Ajal yang menarik kita, 'kan merasa angkasa sepi,
Sekali lagi kawan, sebaris lagi:
Tikamkan pedangmu hingga ke hulu,
Pada siapa yang mengairi kemurnian madu!!!

=================================
Puisi: Kepada Kawan
Karya: Chairil Anwar
=================================
"Puisi Chairil Anwar Kepada Kawan"

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments

loading...
loading...