loading...

Mencari Musim

Seorang petani muda runtuh dunia
kehilangan mimpi pengantin
sawah raib menjelang panen
sudah dihitung hari di peta waktu
tapi musim bicara lain
tegur sapa nafas Pantura
yang dulu dikirimkan
lewat angin pesisir
hari ini jejak di pasir
ombak laut pun hilang desir
laut tidur, tanya bocah di pinggir tanggul
laut kirim gemuruh ombak, nang
bocah tak ingin jadi petani muda
tak ingin hilang mimpi pengantin.

Bogor
Februari, 2002
"Puisi: Mencari Musim (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Mencari Musim
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top