Ada Apa dengan Tanggal?

Aku tidak begitu bersahabat dengan tanggal. Dan jika ada orang yang bertanya padaku tentang tanggal hari ini? Satu-satu cara untuk menemukan jawaban yang benar adalah, aku harus menemukan handphone terlebih dulu.

Aku sudah terbiasa menjadi orang seperti itu. Jadi itu bukan sesuatu yang aku anggap kekurangan. Malahan aku lebih suka menganggap ini salah satu kelebihanku. Karena tidak banyak orang yang seperti itu, dan aku bangga menanggung keanehan ini.

Tahun 2014, salah satu Dosen berencana mengambil nilai Mahasiswa dengan cara memanggil satu demi satu Mahasiswa untuk maju ke depan kelas, lalu menjawab satu pertanyaan saja. Dan jika bisa menjawab pertanyaan itu dengan benar, maka Mahasiswa akan mendapat nilai tambah. Aku yakin kalian pasti sudah terbiasa dengan sistem pendidikan yang satu ini!

"Ada Apa dengan Tanggal?"

Hampir seperti biasanya, aku mendapat undian pertama. Dosen itu telah membuka absen, ingin menuliskan tanggal hari kejadian. Jadi beliau bertanya padaku, "tanggal berapa hari ini?".

Teman-temanku berbisik-bisik di tempat mereka, seakan mereka ingin menjawab pertanyaan itu. Aku mendengar samar suara-suara yang bermunculan itu. Lalu aku menjawab dengan sedikit ragu, "tanggal 8, bu".

Sementara Sang Dosen menuliskan jawabanku di lembaran absennya, suasana kelas seketika menjadi ramai. Dan seketika itu pula terungkap apa yang menjadi masalahnya. Karena ternyata hari itu bukan tanggal 8, melainkan tanggal 9.

Ibu Dosen itu marah besar, (mungkin) beliau mengira aku sengaja memperolok beliau dengan memberi jawaban yang salah. Hal tersebut sangat beralasan, aku melihat beliau mencoret absen dengan sedikit kesal. Dan lalu beliau mengatakan padaku, "duduk kamu, kamu tidak mendapat nilai".

Lalu aku berjalan menuju tempat duduk, sembari berbisik dalam hati, betapa bodohnya aku, hanya karena pertanyaan seperti itu saja, aku sampai tidak mendapat nilai tambah. Tanggal? Oh tanggal?


Disqus Comments