loading...
Nostalgia


Apa kau ingat
Betapa dulu kau tersesat di mataku?
Apa kau ingat
Betapa dulu kau berjanji tidak akan pernah mengatakan selamat tinggal?

Dulu,
Apapun yang kita lakukan,
Apapun yang kita katakan,
Kita tidak pernah bisa menghapusnya.

Apapun yang kita terima,
Apapun yang kita berikan,
Itulah yang menjebak kita di sini,
Hari ini.

Walau kita tidak bermaksud saling menyakiti.
Kita hidup dengan hati yang sedikit patah.
Begitulah...
Karena terkadang kita memang harus tersakiti,
Sebelum kita menyadari kita akan baik-baik saja.

Namun sama sepertimu,
Terkadang aku juga berharap
Kita bisa kembali ke masa lalu,
Hanya untuk melihat dunia
Dengan mata yang berbeda.

Mata yang berbeda,
Agar kita tidak berakhir seperti ini.
 
"Elegi: Nostalgia"
Elegi: Nostalgia
Oleh: Arief Munandar

Post a Comment

loading...
 
Top