Bisnis

header ads

Puisi: Elegi Nostalgia

Elegi Nostalgia

Apa kau ingat
betapa dulu kau tersesat di mataku?
Betapa dulu kau berjanji
tidak akan pernah mengatakan selamat tinggal?

Dulu
apapun yang kita katakan
apapun yang kita lakukan
kita tidak pernah bisa menghapusnya.

Apapun yang kita berikan
apapun yang kita terima
itulah yang menjebak kita di sini
hari ini.

Walau kita tidak bermaksud saling menyakiti
namun kita hidup dengan hati yang sedikit patah
(Begitulah...)
Karena terkadang kita memang harus tersakiti
sebelum kita menyadari kita akan baik-baik saja.

Namun sama sepertimu,
terkadang aku juga berharap
kita bisa kembali ke masa lalu
Sejenak
hanya untuk melihat dunia
dengan mata yang berbeda.

Mata yang berbeda,
agar kita tidak berakhir seperti ini.
 
"Puisi: Elegi Nostalgia"
Puisi: Elegi Nostalgia
Oleh: Arief Munandar

Posting Komentar

0 Komentar