loading...
Aku Adalah Diriku
=================================

Cinta...
Sesuatu yang pahit, saat itu tentang menyesali.
Sesuatu yang haru, saat itu tentang merelakan.
Sesuatu yang hampar, saat itu tentang menunggu tanpa balas.

Datang...
Terkadang saat tidak ingin dihampiri.
Lalu pergi...
Karena waktu harus berganti.

Peduli parah senar itu,
Kisah yang mencari sambungan.
Mengenang, hanya merusak nada buta,
Yang seharusnya lebih cepat.

Ambisi...
Sesuatu yang rusak, saat aku berani mengenal.
Sesuatu yang tertahan, saat aku berani merindukan.
Sesuatu yang terhenti, saat aku berani mencintai.

Diam...
Menilik engkau yang telah bermilik,
Tawaran nasib yang sudah berencana.
Aku diam...

Menghadap layar kehidupan;
Mereka pikir aku gila.
Membodohi orang-orang pintar;
Mereka pikir aku sinting.

Memikirkan apa yang dipikirkan orang lain;
Mereka pikir itu mudah.
Menebak rencana yang dirancang kumpulan orang ediot;
Mereka pikir itu gampang.

Dan lalu aku tidur di sana,
Melihat...

Tidak jauh yang aku lihat;
Tapi aku senang... aku menang...
Senang karena melakukan apa yang aku sukai (berpikir)
Menang karena menjadi diriku sendiri (Penulis)

Merasa ditunggu... oleh diriku sendiri.
Merasa diharap... oleh masa depanku sendiri.
Dan itu terasa sangat bagiku,
Karena aku adalah diriku!


=================================
Puisi: Aku Adalah Diriku
Oleh: Arief Munandar
=================================
"Puisi: Aku Adalah Diriku..."


Post a Comment

loading...
 
Top