loading...
Bagi Siapa Kalian Memetik Panenan

Pagi dingin
udara masih mengandung embun
bukit-bukit di kejauhan
disaput arak-arakan halimun

Matahari terbit
sempurna bulat merah setampah di
langit

Batang-batang pohon besar dan
cabang-cabangnya
seperti ratusan penari
yang mengangkat tangannya tinggi-tinggi

Kususuri keheningan ini
sendiri

Jilatan matahari
segarnya udara pagi

Alangkah indah negri ini
andai lepas dari masa ganas tirani
 
"Puisi: Bagi Siapa Kalian Memetik Panenan"
Puisi: Bagi Siapa Kalian Memetik Panenan
Karya: Wiji Thukul

Post a Comment

loading...
 
Top