loading...
Ketika Datang Malam

Ketika datang malam
aku menjadi gelap
ketika pagi datang
aku menjadi terang

Aku rakyatmu
hidup di delapan penjuru

Kau tak bisa menangkapku
karena kau tak mengenalku

Kau tak bisa mendengarkan aku
karena kau terus berbicara
berbicara dan berbicara
dengan mulut senapan

Pembantaian-pembantaian
dan pembantaian
mayat-mayat bergelimpangan
mayat-mayat disembunyikan

kau tak bisa menguburkan aku
kau tak bisa menyembuhkan lukaku
karena kau tak kenal aku
karena kau terus berbicara
berbicara dan berbicara
dengan tembakan dan ancaman
dan penjara.
 
"Puisi: Ketika Datang Malam"
Puisi: Ketika Datang Malam
Karya: Wiji Thukul

Post a Comment

loading...
 
Top