Bisnis

header ads

Puisi: Prahara Burung-Burung (Karya Kriapur)

Prahara Burung-Burung

Setiap saat laut itulah yang memecah
dan membangkitkan gemuruh resah di atas ranjangku
tersayat bayang-bayang lusuh
dan terkapar mengikut jejak waktu
yang berkobar seperti debu.

Mata musim membelah jam
dan batinku yang rapuh kini mengalir sungai
mengangkut kata-kata dan goncangan
- inikah duka?
di pinggir mimpiku selalu terbaring
sunyi yang dingin
bunga di taman
mengabut kenangan warna di depan
dan lihatlah, kekasih
ruhku menggigil memanggilmu
dalam jerit dalam dekapan luka dan kegilaan
atau dengarlah!
dari jauh suara burung-burung pindahan
menyerbu kota-kota.

Kekasih bidadari sayang
di tanah yang lain
kau basuh merpati patah sayap
dengan darah hampir beku.
 
Solo, 1983
"Puisi: Prahara Burung-Burung (Karya Kriapur)"
Puisi: Prahara Burung-Burung
Karya: Kriapur

Posting Komentar

0 Komentar