loading...
Puisi Sikap


Maumu mulutmu bicara terus
tapi tuli telingamu tak mau mendengar

Maumu aku ini jadi pendengar terus
bisu

Kamu memang punya tank
tapi salah besar kamu
kalau karena itu
aku lantas manut

Andai benar
ada kehidupan lagi nanti
setelah kehidupan ini
maka aku kuceritakan kepada semua makhluk
bahwa sepanjang umurku dulu
telah kuletakkan rasa takut itu di tumitku
dan kuhabiskan hidupku
untuk menentangmu
hei penguasa zalim


24 januari 1997
"Puisi Sikap"
Puisi Sikap
Karya: Wiji Thukul

Post a Comment

loading...
 
Top