loading...
Dukaku yang Risau


Berjalan, berjalan selagi di diri duka
bernapas lega menemu perempuan
kami berpandangan: lantas tahu
segalanya tinggal masa kenangan

Kami berjalan memutar danau
namun kutahu: dukaku yang risau
takkan mendapatkan pelabuhan aman
kecuali dalam pelukan penghabisan

kupandang matanya:
tak kukenal siapa pun juga

semuanya nanar
didindingi kabut samar


1954
"Puisi: Dukaku yang Risau (Karya Ajip Rosidi)"
Puisi: Dukaku yang Risau
Karya: Ajip Rosidi

Post a Comment

loading...
 
Top