loading...
Burung Terbakar


Ada burung terbang dengan sayap terbakar
dan terbang dengan dendam dan sakit hati.
Gulita pada mata serta nafsu pada cakar.
Mengalir arus pedih yang Cuma berakhir di mati.

Wahai, sayap terbakar dan gulita pada mata.
Orang buangan tak bisa lunak oleh kata.
Dengan sayap terbakar dan sakit hati tak terduga
si burung yang malang terbang di sini: di dada!

 
 
"Puisi: Burung Terbakar"
Puisi: Burung Terbakar
Karya: W.S. Rendra

Post a Comment

loading...
 
Top