loading...
Mega Putih
Kepada Suwanto Suwandi yang sedang bernyanyi.

Mega putih adalah tampungan segala bencana.
Mega putih telah lewat.
Maut menunggang di punggungnya.
Mega putih adalah musafir yang kembara.
Kalut dalam tempuhan angin.
Binasa dalam kesepian yang biru.
Tiada bapak, tiada cinta.
Tiada kasih, tanpa cinta.
Mega putih telah lewat.
Tanpa rumah, tanpa keluarga.
Mega putih! Mega putih!
Kemana gerangan perginya?
Arah mana ditempuhnya?
Wahai, angkasa yang luas!
Wahai, langit yang mesra bagai bunda!
Tampunglah dia mega yang kembara.
Kembangkan lengan-lenganmu yang gaib
dan pangkulah dia:
musafir tak berbapak tak berbunda:
awan putih tampungan segala bencana!
 
"Puisi: Mega Putih"
Puisi: Mega Putih
Karya: W.S. Rendra

Post a Comment

loading...
 
Top