loading...
Perbuatan Serong


Bulan biru menggelincir
angin dan racun satu kandungan
dan di hati lelaki serong
birahi menggelincir.

Gumpalan kabut, batu putih,
menggelincir di jalanan.
Di bawah lampu ungu di tikungan
perempuan liar menyedot rokoknya.

Bulan biru menggelincir
birahi beracun menggelincir.

Bulan biru dan sutra hitam
bebunga tiduran dan tanpa bauan.
Lelaki serong buka pintu tinggalkan tilam
di dadanya: angin jahat tanpa perumahan.

Bulan biru menggelincir ke barat
lelaki ke utara bersama angin jahat.

Dan di bawah lampu ungu di tikungan
empat mata bertukar tawaran
asap dari hidung dan gigi gemeretakan.

Bulan biru menggelincir ke barat
lari ke utara angin jahat.

Bini yang tua tiada menutup mata
perempuan yang terbunuh setiap malam pintu terbuka.
Dan ketawa yang terdengar dari utara:
geledek di hati yang reda.
 
 
"Puisi: Perbuatan Serong"
Puisi: Perbuatan Serong
Karya: W.S. Rendra

Post a Comment

loading...
 
Top