loading...
Perempuan yang Menunggu


Orang yang menunggu
dan mengarungi waktu
hati padang tanpa bunga
udara dan batu sekali dikandungnya.

Sepi terbaring pada malam dan pagi
menyiksa racun jemu yang abadi.

Ia duduk di atas luka
berbelai dengan hawa ia berkata:
Saya sudah tua, dan
disuruh saya:

Duduk saja di sana!
Dan menanti!

 
 
"Puisi: Perempuan yang Menunggu"
Puisi: Perempuan yang Menunggu
Karya: W.S. Rendra

Post a Comment

loading...
 
Top