loading...
Papaya


Aku bilang pada bujangku
tak usah memanjat papaya.
Aku sendiri akan memanjatnya.
Akan kupilih yang paling ranum dan tua.
Lalu kucuci sendiri
dan kumasukkan ke dalam
tas laken hijau.

Kemudian,
akan kuantar ke rumah kekasihku.
Supaya ia sembuh dari sakitnya.


Sagan, 1958
"Puisi: Papaya (Karya W.S. Rendra)"
Puisi: Papaya
Karya: W.S. Rendra

Post a Comment

loading...
 
Top