loading...

Di Meja Makan


Ia makan nasi dan isi hati
pada mulut terkunyah duka
tatapan matanya pada lain sisi meja
lelaki muda yang dirasa
tidak lagi dimilikinya.

Ruang diributi jerit dada
sambal tomat pada mata
meleleh air racun dosa.

Dipeluknya duka erat-erat
dikurung pada bisu mulut
dan mata pijar warna kesumba.

Lelaki depannya mengisar hati
- sudah lama.

Terungkap rahasia diperam rasa
terkunci pintu hati, hilang
kuncinya - sudah lama.

Ia makan nasi dan isi hati
pada mulut terkunyah duka
memisah sudah sebagian nyawanya
di hati ia duduk atas keranda.

Lalu ditutup matanya gabak
gambaran yang digenggam olehnya:
lelaki itu terhantar di lantai kamar
pisau tertancap pada punggungnya.
 
 
"Puisi: Di Meja Makan (Karya W.S. Rendra)"
Puisi: Di Meja Makan
Karya: W.S. Rendra

Post a Comment

loading...
 
Top