Doa Orang Lapar

Kelaparan adalah burung gagak
yang licik dan hitam.
Jutaan burung-burung gagak
bagai awan yang hitam.
O Allah!
Burung gagak menakutkan.
dan kelaparan adalah burung gagak
Selalu menakutkan.
Kelaparan adalah pemberontakan.
Adalah penggerak gaib
dari pisau-pisau pembunuhan
yang diayunkan oleh tangan-tangan orang miskin.
Kelaparan adalah batu-batu karang
di bawah wajah laut yang tidur.
Adalah mata air penipuan.
Adalah pengkhianat kehormatan.
Seorang pemuda yang gagah akan menangis tersedu
melihat bagaimana tangannya sendiri
meletakkan kehormatannya di tanah
karena kelaparan.
Kelaparan adalah iblis.
Kelaparan adalah iblis yang menawarkan kediktatoran.
O Allah!
Kelaparan adalah tangan-tangan hitam
yang memasukkan segenggam tawas
ke dalam perut para miskin.
O Allah!
Kami berlutut.
Mata kami adalah Mata-Mu.
Ini juga mulut-Mu.
Ini juga hati-Mu.
Dan ini juga perut-Mu.
Perut-Mu lapar, ya Allah.
Perut-Mu menggenggam tawas
dan pecahan-pecahan gelas kaca.
O Allah!
Betapa indahnya sepiring nasi panas,
semangkuk sop dan segelas kopi hitam.
O Allah!
Kelaparan adalah burung gagak.
Jutaan burung gagak
bagai awan yang hitam
menghalang pandangku
ke sorga-Mu!
 
 
"Puisi: Doa Orang Lapar (Karya W.S. Rendra)"
Puisi: Doa Orang Lapar
Karya: W.S. Rendra

Post a Comment

loading...
 
Top