loading...

Mimpi Kita Bertuan Rindu
tentang H & A

Mimpi kita bertuan rindu
tak tentu kemana hati 'kan berpalu.
Ke tengahkah atau ke hulu
terlihat lagi sejarah pilu.

"Kau kekasihku,
mengapa kau menjadi satu
itukan nanti akan milikku
mengapa jua aku tak mau tau?"

Matahari tak mau surut
air mata tertahan berlarut-larut
siang dan sore tak mau turut
jiwaku masih diurut-urut.

"Kau kekasihku,
mengapa kau di 'laminan itu
itukan nanti akan milikku
mengapa jua kau tak tunggu daku?"

Santai tenang dan teduh
hatiku tak mau anjur-menganjur
pagi itu penuh peluh
kakakmu ikut unjur-belunjur.

(Temanku juga menghening kalbu
melihat kau duduk bersanding bahu)

Januari, 2018

"Puisi: Mimpi Kita Bertuan Rindu"
Puisi: Mimpi Kita Bertuan Rindu
Oleh: Arief Munandar

Post a Comment

loading...
 
Top