Bisnis

header ads

Puisi: Telah Satu (Karya W.S. Rendra)

Telah Satu

Gelisahmu adalah gelisahku.
Berjalanlah kita bergandengan
dalam hidup yang nyata,
dan kita cintai.

Lama kita saling bertatap mata
dan makin mengerti
tak lagi bisa dipisahkan.

Engkau adalah peniti
yang telah disematkan.
Aku adalah kapal
yang telah berlabuh dan ditambatkan.

Kita berdua adalah lava
yang tak bisa lagi diuraikan.



Sagan, 1958
"Puisi: Telah Satu (Karya W.S. Rendra)"
Puisi: Telah Satu
Karya: W.S. Rendra

Posting Komentar

0 Komentar