Banana Yogurt, the Healthy Food Menu
Banana Yogurt, the Healthy Food Menu

If you want to become healthy, so you can consume the healthy food menu . There are many healthy menus that can you consume. One of them i...

Read More »

Puisi: Sebelum 2005
Puisi: Sebelum 2005

Sebelum 2005 Dengarlah saudaraku, dengarlah sekali lagi sebelum kita berhaluan anjing. Perja...

Read More »

Puisi: Nyanyian Hidup (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Nyanyian Hidup (Karya Diah Hadaning)

Nyanyian Hidup Anak-anak Indonesia tak pernah lalai akan tugas hari yang hampir lusa tahu setiap...

Read More »

Puisi: Untuk Catatan Harian Sabrinna (Karya Dorothea Rosa Herliany)
Puisi: Untuk Catatan Harian Sabrinna (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Untuk Catatan Harian Sabrinna Kuletakkan dalam almari, luka yang tercatat pada album. jam-jam yang...

Read More »

Puisi: Sebuah Radio, Kumatikan (Karya Dorothea Rosa Herliany)
Puisi: Sebuah Radio, Kumatikan (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Sebuah Radio, Kumatikan fragmen ke 25 Malam sudah amat jauh, tapi siapa yang masih sibuk bercaka...

Read More »

Puisi: Catatan dari Rumah Tua (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Catatan dari Rumah Tua (Karya Diah Hadaning)

Catatan dari Rumah Tua Rumah tua dalam curah sinar mentari saat pendapa sepi sendiri simpan air ...

Read More »

Puisi: Catatan Harian Anak Perang (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Catatan Harian Anak Perang (Karya Diah Hadaning)

Catatan Harian Anak Perang Ada yang mengalir di sungai musim harapan-harapan anak perang Ada y...

Read More »

Puisi: Nikah Ilalang (Karya Dorothea Rosa Herliany)
Puisi: Nikah Ilalang (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Nikah Ilalang Engkau nikahi ilalang. Berumah di negeri semak-semak. Diamlah dalam kemerisik angin ...

Read More »

Puisi: Musim Keenam (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Musim Keenam (Karya Diah Hadaning)

Musim Keenam Hujan siang hujan malam, bapa menyatu dalam sisa ketegaranku ketika air mata tak la...

Read More »

Puisi: Elegi Bendera (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Elegi Bendera (Karya Diah Hadaning)

Elegi Bendera Lahir di masa silam tumbuh dalam kebersamaan dan warna semakin terang. Dijahit...

Read More »

Puisi: Yang Masih Ada (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Yang Masih Ada (Karya Diah Hadaning)

Yang Masih Ada Suaranya masih ada di antara kesiur angin di pohon kota raya sesiapa menangkap ...

Read More »

Puisi: Gelisah Alam (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Gelisah Alam (Karya Diah Hadaning)

Gelisah Alam Gelisahmu gelisah kota gelisahmu gelisah musim gelisahmu gelisah jiwa. Orang-or...

Read More »

Puisi: Amsal Ilalang (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Amsal Ilalang (Karya Diah Hadaning)

Amsal Ilalang I Amsal ilalang sedang digubah tembang seseorang digotong pulang kejang menatap ...

Read More »

Puisi: Ruwat Tangis Anak Negeri (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Ruwat Tangis Anak Negeri (Karya Diah Hadaning)

Ruwat Tangis Anak Negeri I Doa telah dilantunkan tembang wingit mengantarkan anak manusia awal...

Read More »

Puisi: Ketika Kata Jadi Belati (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Ketika Kata Jadi Belati (Karya Diah Hadaning)

Ketika Kata Jadi Belati Buat Anggit, Ndra, Win dan Vi Banyak yang tidak sejanji ketika nurani di...

Read More »

Puisi: Jakarta dalam Segala (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Jakarta dalam Segala (Karya Diah Hadaning)

Jakarta dalam Segala Pagi kelabu di sisa kabut menggeliat di awal kiat bangkit di atas sakit ...

Read More »

Puisi: Ketika Musim Berubah (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Ketika Musim Berubah (Karya Diah Hadaning)

Ketika Musim Berubah Berwindu kukenal wajah berwindu kukenal nama berwindu kukenal tanah berwi...

Read More »

Puisi: Sajak Jika (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Sajak Jika (Karya Diah Hadaning)

Sajak Jika Jika tak bisa sejiwa jika tak bisa serasa jika tak bisa seirama jika tak bisa sewar...

Read More »

Puisi: Anak Rimba Beton (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Anak Rimba Beton (Karya Diah Hadaning)

Anak Rimba Beton Ia lahir di pinggir kali keruh ia tumbuh di celah plaza hidupnya bukan petikan ...

Read More »

Puisi: Kaum yang Menuju Tiada (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Kaum yang Menuju Tiada (Karya Diah Hadaning)

Kaum yang Menuju Tiada Meninggalkan kota-kota kelahiran menuju tempat dalam angan mengusung hany...

Read More »

Puisi: Renungan Tua (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Renungan Tua (Karya Diah Hadaning)

Renungan Tua I Laut temaram muram di bawah hujan perahu sepi mengapung sendiri jauh pesisi...

Read More »

Puisi: Ketika Orang Belajar Membaca Angin (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Ketika Orang Belajar Membaca Angin (Karya Diah Hadaning)

Ketika Orang Belajar Membaca Angin I Setiap membaca angin orang-orang kota terbakar kehilangan ...

Read More »

Buah Rindu (Koleksi Puisi Amir Hamzah 1941)
Buah Rindu (Koleksi Puisi Amir Hamzah 1941)

Buah Rindu ( 1941) Koleksi Puisi Amir Hamzah Cempaka... Cempaka Mulia Purnama Raya Buah Rindu (bagian 1) Buah Rindu (bagian 2...

Read More »

Puisi: Sajak Kecil Buat Kartini (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Sajak Kecil Buat Kartini (Karya Diah Hadaning)

Sajak Kecil Buat Kartini Dalam kemelut ombak kehidupan hari ini ketika melati-melati putih terhemp...

Read More »

Puisi: Anak-Anak yang Berubah (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Anak-Anak yang Berubah (Karya Diah Hadaning)

Anak-Anak yang Berubah Anak-anak telah tumbuh oleh rabuk kimiawi Anak-anak telah pintar bilang ...

Read More »

Cerita: Tapi Dia Tidak Melihat...
Cerita: Tapi Dia Tidak Melihat...

Kelas 1 SMA Saat pelajaran Kimia berlangsung, aku duduk di sana. Menatap seorang gadis yang aku panggil "sahabat". Aku menatap...

Read More »

Puisi: Sajak Ikan Pari dan Orang-Orang (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Sajak Ikan Pari dan Orang-Orang (Karya Diah Hadaning)

Sajak Ikan Pari dan Orang-Orang Ketika ikan-ikan pari dihela di lantai basah pasar lelang orang-...

Read More »

Puisi: Balada Lelaki Urban (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Balada Lelaki Urban (Karya Diah Hadaning)

Balada Lelaki Urban Di awal musim basah tembang cintamu bersarang dusun hijau jauh sudah surau...

Read More »

Puisi: Di antara 78 Percakapan (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Di antara 78 Percakapan (Karya Diah Hadaning)

Di antara 78 Percakapan Mulut-mulut yang kehilangan suara tembang-tembang yang kehilangan nada r...

Read More »

Puisi: Di Tanah Pekuburan (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Di Tanah Pekuburan (Karya Diah Hadaning)

Di Tanah Pekuburan Bahkan di tanah pekuburan nenekku tak lagi kunikmati konsentrasi lantunkan do...

Read More »

Puisi: Angin Utara (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Angin Utara (Karya Diah Hadaning)

Angin Utara Di jalan lurus pohon-pohon tumbuh berjajar seperti lukisan di buku masa kanak-kanakk...

Read More »

Puisi: Ketika Angin Berhembus (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Ketika Angin Berhembus (Karya Diah Hadaning)

Ketika Angin Berhembus Bendera Berkibar Semangat Mekar Ketika angin berhembus bendera berkibar t...

Read More »

Puisi: Mencari Jawaban (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Mencari Jawaban (Karya Diah Hadaning)

Mencari Jawaban Malam runtuh dalam longsor waktu yang menjebak bincang orang-orang peduli kita b...

Read More »

Puisi: Abstraksi Mimbar (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Abstraksi Mimbar (Karya Diah Hadaning)

Abstraksi Mimbar Lebih banyak kata diperlukan agar mimbar menjadi mawar. Lebih banyak janj...

Read More »

Puisi: Yang Mencari Tanya (Karya Diah Hadaning)
Puisi: Yang Mencari Tanya (Karya Diah Hadaning)

Yang Mencari Tanya Ke mana mencari sapa yang ada tinggal gumam ke mana mencari janji yang sisa tin...

Read More »
loading...
 
Top