Anak Rimba Beton

Ia lahir di pinggir kali keruh
ia tumbuh di celah plaza
hidupnya bukan petikan gitar
tapi perburuan liar.

Ia lahir di antara deru kota
selalu menghirup udara cemar
hidupnya bukan irama pagi
tapi geriap laron di api.

Jembatan-jembatan penyeberangan
tempat ia bermain-main.

Terminal-terminal riuh nian
tempat ia simak kehidupan.

Jakarta
Juli, 1994
"Puisi: Anak Rimba Beton (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Anak Rimba Beton
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top