loading...

Mencari Sisa Peradaban di Jakarta

Mencari sisa peradaban
anakku 'nyusuri trotoar kota
kepala terantuk dinding jalan layang
langkah terjerat kabel galian
dada terbakar berita koran
senyumnya tak bisa kuterjemahkan.

Mencari sisa cinta Jakarta 
'nakku lompati jembatan penyeberangan
matanya nanar
dambanya pijar
matahari ambyar
anakku terkapar.

Jakarta itu rimba
bisikku saat ia sadar
haruslah jiwamu ganda
haruslah parangmu bermata dua
satukan jagad alit jagad besar
jika mencari sisa peradaban.

Jakarta
Juli, 1997
"Puisi: Mencari Sisa Peradaban di Jakarta (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Mencari Sisa Peradaban di Jakarta
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top