loading...

Sebuah Penantian


Mencari selamat datang,
menunggu selamat tinggal.
Seiring maaf mengganti dosa,
satu per satu sejarah menyatu dengan alam.

Tidak ada yang berubah,
matahari tenggelam lagi hari ini.
Tidak ada yang perlu dikhawatirkan,
matahari akan kembali di lain hari.

Tapi bagaimana?

Mungkin ribuan janji yang kita buat belumlah selesai,
Ribuan kata yang menawar luka belumlah usai.

Tapi bagaimana jika?

Menyulut diri patah percaya
patah hati memang menakutkan
Kenangan menjadi beban
pertemuan menjadi sapaan setan.

Tidak ada yang berubah,
matahari tenggelam lagi hari ini.
Tidak ada yang perlu dikhawatirkan,
matahari akan kembali di lain hari.

Tapi bagaimana jika tidak?
 


2 Februari 2018
"Puisi: Sebuah Penantian"
Puisi: Sebuah Penantian
Oleh: Arief Munandar

Post a Comment

loading...
 
Top