loading...

Sebuah Radio, Kumatikan
fragmen ke 25

Malam sudah amat jauh, tapi siapa yang masih sibuk
bercakap tentang waktu. Aku diam saja. Telingaku membatu
- masih terus kau bercakap tentang segala sesuatu itu.

Di luar sana gonggongan anjing-anjing liar. Mungkin
segerombolan hantu dan ketakutan. Atau kebencian merambat
lewat gorden, dan mengintipmu.

Jadi, kau mendengar apa saja. Kau melihat apa saja.
Mengapa meringkuk dalam selimut kecemasan itu?

"Puisi: Sebuah Radio, Kumatikan (Karya Dorothea Rosa Herliany)"
Puisi: Sebuah Radio, Kumatikan
Karya: Dorothea Rosa Herliany

Post a Comment

loading...
 
Top