loading...

Dongeng Firdaus

Bayangan ular menyala dari pandangmu.
kauhembuskan gairah dendam: keindahan kelopak
bunga yang megar dan kuntum yang cantik.

aku menikmati bisanya. lidah dari mulut yang geram
menjulur-julur dan menjilati api. aku menikmati
bisanya.

angin yang liar menyebarkannya ke tanah-tanah
yang subur. menjelma taman. tak mati-mati dalam
kitab yang tak pernah dibaca.

1994
"Puisi: Dongeng Firdaus (Karya Dorothea Rosa Herliany)"
Puisi: Dongeng Firdaus
Karya: Dorothea Rosa Herliany

Post a Comment

loading...
 
Top