Konser Jalan Buntu

Kumasuki gang demi gang kecemasan dalam lukisan
dinding ruang tidurku. ingin tidur saja: membangun kota
sunyi yang terpisah dari perangkap
album -masa silam yang terlipat dalam rak-rak 
buku. kebahagiaan singkat terkurung dalam embun di 
atas daun, jauh di luar ruang.

kumasuki gang demi gang, perkampungan beton
kemanusiaan tersimpan dalam rumus-rumus
gelap. tenggelam dalam warna-warna hitam
lukisan bayang-bayang. kebahagiaan ulat dan
cacing-cacing tanah. kebahagiaan serangga dan
getar daun-daun terperangkap cuaca.

kumasuki gang demi gang, luka demi luka, mimpi 
demi mimpi, tidur demi tidur, dalam nafas-Mu,
dalam ketiak-Mu, dalam rongga mulut-Mu.
menyempit, dan gelap. menghimpit. kebahagiaan 
tersimpan dalam usia singkat embun di atas daun,
jauh di luar ruang.

1987
"Puisi: Konser Jalan Buntu (Karya Dorothea Rosa Herliany)"
Puisi: Konser Jalan Buntu
Karya: Dorothea Rosa Herliany

Post a Comment

loading...
 
Top