Rumah Boneka
(: Raden Suyadi)

Kota telah tidur. Kata-kata telah tidur.
Hanya seorang pendongeng tua di atas kursi roda
mondar-mandir mengitari dingin malam
yang baru saja ditinggalkan para peronda.

Tiga orang boneka menghampirinya:
“Pak Raden, angin makin jahat.
Pulanglah ke rumah kami biar hatimu hangat.”

Di rumah boneka ia lihat fotonya selagi muda
sedang tersenyum kepada matahari
yang selalu tertawa. Tiba-tiba ia berdiri
dan tiga orang boneka menemaninya menari.

Tiga orang boneka akan menyelamatkan kenangan
dari akhir yang hampa. Selamat malam.

2012
"Puisi: Rumah Boneka (Karya Joko Pinurbo)"
Puisi: Rumah Boneka
Karya: Joko Pinurbo

Post a Comment

loading...
 
Top