Sahabat

Dari perca
kubangun sebuah persahabatan
lama
lebih lama dari layaknya orang bersahabat
dibuhul mufakat saling mengerti
benar-benar bersahabat
pada titik
atau koma.

Kami pun membuat lukisan bersama
sebagai pernyataan
wajah kami
wajah perca.

hari dan waktu bertimpa
lukisan guram kehidupan
selesai juga.

Tapi wajah itu ke mana arahnya?
Tak tentu letak
Saling tak bersua wajah kita.

Asyik mencari kita jadinya
terus mencari kerinduan-kerinduan kita
yang makin panjang.

"Puisi: Sahabat (Karya Idrus Tintin)"
Puisi: Sahabat
Karya: Idrus Tintin

Post a Comment

loading...
 
Top