Taman yang Sunyi

Aku sudah amat letih memandangi gaun-Mu di atas bangku
taman itu. berkali-kali kuketuk pintu taman, Kau tak
membukakannya. sehingga bunga-bunga mekar tetap merunduk
dan daun-daun kering pada rerumputan tetap berserak.
membiarkan kesendirian-Mu. aku bagai gambar diam pada
dinding, Kaubiarkan hampir terlepas.

Berkali-kali aku mengetuknya. Kau hanya membiarkan gaun
itu menempuruk, tak terpakai (hanya tanda bahwa Kau ada).
tak henti-henti aku mengetuknya, biarpun akhirnya gaun
itu pun tinggal bayang-bayang. begitu terjaga, dan Kau
mendekat padaku, mendekat pada gambar yang hampir
terlepas itu, aku tiba-tiba menjelma sebuah kehidupan:
yang berkali-kali mengetuk pintu dan berusaha senantiasa
menjamah-Mu.

Jogya, 1989
"Puisi: Taman yang Sunyi (Karya Dorothea Rosa Herliany)"
Puisi: Taman yang Sunyi
Karya: Dorothea Rosa Herliany

Post a Comment

loading...
 
Top