Bisnis

header ads

Puisi: Tanah Airku (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Tanah Airku

Kurindukan kepompong, pertapaan sekian
abad menunjam tanah tak subur bagi taman
bunga bangkai, kurindukan daun, ulat-ulat
memangkasnya, kupu-kupu tak terbang karena tanggal
sayap-sayapnya, kurindukan kepompong.

Tanah airku lumpur dan bebatuan, padang
amat luas. Cakrawala dan alang-alang, tak ada
rumah buat ulat-ulat dan kupu-kupu, tapi selembar
hatiku masih basah, masih kuat aku mengalirkan dara.

Tanah airku lumpur dan bebatuan. Tanah airku
lumut-lumut dan selembar hati, bertapalah!

"Puisi: Tanah Airku (Karya Dorothea Rosa Herliany)"
Puisi: Tanah Airku
Karya: Dorothea Rosa Herliany

Posting Komentar

0 Komentar