Puisi: Mayat Politik Ditutupi Koran Pagi (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Mayat Politik Ditutupi Koran Pagi (Karya Afrizal Malna)

Mayat Politik Ditutupi Koran Pagi Ada orang hilang. Tapi ada orang pecah juga. Presiden di rumah sak...

Read More »

Puisi: Perahu Pinisi Tak Boleh Merapat (Karya Agam Wispi)
Puisi: Perahu Pinisi Tak Boleh Merapat (Karya Agam Wispi)

Perahu Pinisi Tak Boleh Merapat Begitu cepat matahari tenggelam kilau emasnya tinggallah tembaga ...

Read More »

Puisi: Kau pun Tahu (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Kau pun Tahu (Karya Acep Zamzam Noor)

Kau pun Tahu Kau pun tahu, tak ada lagi cinta Dalam pengembaraanku Bintang-bintang yang kuburu ...

Read More »

Puisi: Toko Bekas Bahasa A dan B (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Toko Bekas Bahasa A dan B (Karya Afrizal Malna)

Toko Bekas Bahasa A dan B Toko barang bekas A dan B menyimpan banyak bahasa  bekas A dan B. Mimpi b...

Read More »

Puisi: Beri Aku Kekuasaan (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Beri Aku Kekuasaan (Karya Afrizal Malna)

Beri Aku Kekuasaan Mereka pernah berjalan dalam taman itu, membuat wortel, semangka, juga pepaya. Te...

Read More »

Puisi: Demokrasi (Karya Agam Wispi)
Puisi: Demokrasi (Karya Agam Wispi)

Demokrasi Jenderal! Telah kami pasang bintang-bintang di dada kalian dari rejam tuan tanah dan...

Read More »

Puisi: Latini (Karya Agam Wispi)
Puisi: Latini (Karya Agam Wispi)

Latini Latini, ah Latini gugur sebagai ibu anak kecil dalam gendongan Latini, ah Latini gu...

Read More »

Puisi: Revolusi (Karya Agam Wispi)
Puisi: Revolusi (Karya Agam Wispi)

Revolusi Kupancing kau masuk hutan, kekasih sayang dan kau ikuti aku seperti bayangan Tinggal pa...

Read More »

Puisi: Kepada Partai (Karya Agam Wispi)
Puisi: Kepada Partai (Karya Agam Wispi)

Kepada Partai Dia yang lahir dalam kancah perjuangan kini sudah besar dan menjadi dewasa; Dia ya...

Read More »

Puisi: Surabaya (Karya Agam Wispi)
Puisi: Surabaya (Karya Agam Wispi)

Surabaya Tiap kita jumpa Surabaya aku selalu remaja gembira kepada kerja pasti kepada harapa...

Read More »

Puisi: Matinya Seorang Petani (Karya Agam Wispi)
Puisi: Matinya Seorang Petani (Karya Agam Wispi)

Matinya Seorang Petani (buat L. Darman Tambunan) (1) Depan kantor tuan bupati tersungkur seora...

Read More »

Puisi: Perubahan (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Perubahan (Karya Acep Zamzam Noor)

Perubahan Kami menunggu seseorang Menunggu seseorang yang membawa obor Dan menyimpan bajak serta...

Read More »

Puisi: Cucian Kotor Suatu Pagi (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Cucian Kotor Suatu Pagi (Karya Afrizal Malna)

Cucian Kotor Suatu Pagi Hidup mungkin bisa berubah - kata orang. Rupanya ada asbak jatuh dari meja, ...

Read More »

Puisi: Ekstase Waktu (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Ekstase Waktu (Karya Afrizal Malna)

Ekstase Waktu Dunia membuka dunia menutup tak jadi manusia Aku kejar ujung jalan menyebelah maut k...

Read More »

Puisi: Seseorang yang Mengapung di atas Tubuhku (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Seseorang yang Mengapung di atas Tubuhku (Karya Afrizal Malna)

Seseorang yang Mengapung di atas Tubuhku Dia membuat sore dari sebuah rancangan busana jahitan uda...

Read More »

Puisi: Personifikasi dari 70 KM (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Personifikasi dari 70 KM (Karya Afrizal Malna)

Personifikasi dari 70 KM Di lenganku masih ada kota tak terduga. Kau sodorkan tradisi yang jauh, dar...

Read More »

Puisi: Aku Berjalan Keluar
Puisi: Aku Berjalan Keluar

Aku Berjalan Keluar Aku berjalan keluar dari pintu itu lagi. Seperti sebelumnya. Seperti biasany...

Read More »

Puisi: Saya Mendengar Orang-orang Bernyanyi (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Saya Mendengar Orang-orang Bernyanyi (Karya Taufiq Ismail)

Saya Mendengar Orang-orang Bernyanyi Saya mendengar orang-orang bernyanyi Bercelana pendek, cuek, ...

Read More »

Puisi: Sebesar-besar, Setinggi-tinggi (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Sebesar-besar, Setinggi-tinggi (Karya Taufiq Ismail)

Sebesar-besar, Setinggi-tinggi “Kami mengucapkan terima kasih Sebesar-besarnya, dan Setinggi-tin...

Read More »

Puisi: Sajak Seorang Pengungsi (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Sajak Seorang Pengungsi (Karya Acep Zamzam Noor)

Sajak Seorang Pengungsi (Buat Frans Nadjira) Napasku yang mengandung api selalu ingin membakar apapun Di jantungku gedung-gedung...

Read More »

Puisi: Pejalan Buta (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Pejalan Buta (Karya Acep Zamzam Noor)

Pejalan Buta Telah kulempar tongkatku pada jeram Dan kubuang semua perbekalan. Ingin kuhayati suny...

Read More »

Puisi: 100 Tahun Adam meyakini Dirinya Manusia (Karya Afrizal Malna)
Puisi: 100 Tahun Adam meyakini Dirinya Manusia (Karya Afrizal Malna)

100 Tahun Adam meyakini Dirinya Manusia Telah aku kirim kamar mandi untuk membangunkannya. Seperti m...

Read More »

Puisi: Surat dari Biji Kopi (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Surat dari Biji Kopi (Karya Afrizal Malna)

Surat dari Biji Kopi Bau kopi keluar dari napasnya, seperti jalan lurus yang  bagian belakangnya me...

Read More »

Puisi: Biografi di Atas Meja Makan (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Biografi di Atas Meja Makan (Karya Afrizal Malna)

Biografi di Atas Meja Makan Orang biasa makan di meja itu. Tetapi piring dan gelas seperti lembaran ...

Read More »

Puisi: Tempat Kita Bertemu
Puisi: Tempat Kita Bertemu

Tempat Kita Bertemu Inilah tempat kita bertemu Kita menghitung bintang yang sama Kita berdebat ...

Read More »

Puisi: Capung di atas Pagar Tinggi (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Capung di atas Pagar Tinggi (Karya Afrizal Malna)

Capung di atas Pagar Tinggi Kertas yang aku gambari dengan padang bintang-bintang, berwarna kelabu, ...

Read More »
loading...
 
Top