loading...

Aku Tak Jadi Menulis

Aku tak jadi menulis sajak untukmu
Lebih asyik mengurapi bangkai kupu-kupu
Keindahannya mengingatkanku pada kefanaan
Yang senantiasa menyalakan rindu
Dan kerapuhannya menjadi bagian dari waktu.

Mungkin kerlip bintang masih bertanya tentang cinta
Tentang persetubuhan lampu dan cahaya
Dengan ujung jemari kusentuh tepi cakrawala
Suaraku patah oleh cuaca yang kehilangan bahasa
Dan air mataku terserap udara yang bertuba

Dahan-dahan mengelam saat memahami kehilangan
Ngungun menahan kepergian daun demi daun
Kesedihan menjadi ungkapan musim yang berganti
Ingin kubakar diriku agar sabar seperti debu
Dan bangkai kupu-kupu biarlah lebur bersamaku.


"Puisi Acep Zamzam Noor"
Puisi: Aku Tak Jadi Menulis
Karya: Acep Zamzam Noor

Post a Comment

loading...
 
Top