loading...

Capung di atas Pagar Tinggi

Kertas yang aku gambari dengan padang bintang-bintang, berwarna kelabu, tempat Tenzin Phuntsok membakar dirinya. Menambahkan kelabu pada warna kertas kelabunya.

Kertas yang aku gambari dengan muara ikan-ikan, berwarna kelabu, tempat Chakragunasegaran membakar dirinya. Menambahkan kelabu pada warna kertas kelabunya.

Kediktatoran kertas kelabu membuat bau busuk berjatuhan dari langit. Seperti ada bangkai yang terus dipuja dalam warna kelabu langit, kenangan di antara kacang hijau dan bunga matahari.

Capung-capung beterbangan, di atas pagar tinggi, tak terukur, antara aku dengan semua aku. Membuat sebuah pagi dari sebuah kamus yang telah dikosongkan dari nama-nama waktu. membuat sebuah kuil di atas kematian kenyataan.

"Afrizal Malna"
Puisi: Capung di atas Pagar Tinggi
Karya: Afrizal Malna

Post a Comment

loading...
 
Top