loading...

Kota, Sang Penjarah Desa

Kota-kota telah kian lunas memamah
para kampung dan desa
slogan dan iklan menabur propaganda
menggasak segar udara
hingga malam,
mercury-mercury menggantikan impian petani
yang pada siangnya
dirangsek rambu-rambu jalan
dijala lintasan kawat listrik
di atasnya
di sawah.

Beton-beton dan jalanan
pun menjarah dunia padi
di mana berumah matahari petani.
Solo
Oktober 1998
"Puisi Sosiawan Leak"
Puisi: Kota, Sang Penjarah Desa
Karya: Sosiawan Leak

Post a Comment

loading...
 
Top