Pohon Pisang di Pinggir Kali

Sekali engkau datang di luar keramaian benda-benda, dan menulismu, seperti mengubah setiap yang bergerak jadi kematian. Waktu menyimpan engkau di situ, tak berpikir lagi tentang hari-hari datang dan pergi.

Seseorang terus menulis di situ, seperti pohon pisang di pinggir kali, menyaksikan air mengalir tak sama dari hari ke hari. Setiap melangkah, dunia di belakangnya berubah jadi jurang yang memelukmu. Ia datang padamu seperti gagasan, bahwa semua akan mati.

Sekali engkau datang di luar keramaian benda-benda, kakimu kisah-kisah semata, yang menulis setiap sisi gelap, dari yang terdiam tak terucapkan. Lalu jurang menganga lagi di belakangnya, menulismu, seperti tahu, semua yang harus pergi menyudahi kata.

1988
"Afrizal Malna"
Puisi: Pohon Pisang di Pinggir Kali
Karya: Afrizal Malna

Post a Comment

loading...
 
Top