loading...

Pulang

Dengan bertiupnya angin sehari-hari penuh pengejekan
Dan pekayuan dipukul angin dan tertunjam, cintaku datang
Dengan dendangnya mencariku di bawah belahan bintang
Dan senyum padaku, memenuhi duniaku
Jam demi jam, seperti saja dia belum almarhum.

Dan kutunggu dia di bawah pepohonan bungkuk, menunggu
Kumaukan kemeja yang dipakainya; sandal-sandalnya yang hangus
Seakan dia berjalan di atas api mendesirkan darahku sebagai
Tanda kedatangannya, dan kuraih
Kubawa ke rumah sampan dan kukubur di perut lantai.

Kuawasi pepohonan tepi air kukira
Bumi seakan telah lama menatapku, dan cintaku
Pergi mendanau seakan dia tak pernah kenal
Tinggallah aku bimbang apa betul dia tak kenal
Terlalu remaja! Aku pergi dan tersedu di rumah sampan.

1957

Catatan Penerjemah: Patricia Hooper adalah penyair termuda di Amerika Serikat dewasa ini. Dia bersekolah di SMA kota Saginaw, Michigan dan baru berumur 15 tahun. Sajak di atas (judul asli: “Homecoming”) disiarkan di majalah kebudayaan American Scholar Edisi Musim Semi 1957, di antara sajak yang lain. Dalam sebuah antologi yang akan diterbitkan oleh penerbit New Direction, dua sajaknya akan juga dipasang bersama sajak penyair-penyair masa kini.
"Puisi Taufiq Ismail"
Puisi: Pulang
Karya: Taufiq Ismail

Post a Comment

loading...
 
Top