loading...

Riang

Seorang diri yang iri
dengan luang dalam langkah
bergerak pelan
menyentuh hidup penyendiri.
Melangkah bersama
menempuh durasi-durasi baru
hingga hari berlalu
hingga kisah berlalu.

Menyita kesadaran sebuah pandang;
alangkah ringan langkah ini
alangkah indah hidup ini.

Dulunya engkau melihat dari jauh;
hingga semua yang terlihat
hanyalah terkaan penasaran,
hingga semua yang terlihat
hanyalah riang sebuah langkah.

Dan sekarang engkau di sini
mengetahui lebih banyak;
aku yang tertawa di saat seharusnya menangis,
aku yang tersenyum di saat seharusnya mencela.

Engkau kecewa
engkau menyerah

: seorang prasangka yang membuatku menjadi korban
seorang pemilih yang membuatku menjadi pilihan
seorang pencari yang membuatku bersalah

Dan engkau jelas lebih tau:

"Akulah riang,
yang bukan yang kau harap"

Engkau kecewa
engkau menyerah.

"Puisi Riang"
Puisi: Riang
Oleh: Arief Munandar

Post a Comment

loading...
 
Top