Sajak, 2

Telaga dan sungai itu kulipat dan kusimpan kembali
dalam urat nadiku. Hutan pun gundul. Demikianlah maka
kawanan kijang itu tak mau lagi tinggal dalam sajak-sajakku
sebab kata-kata di dalamnya berwujud anak panah yang
dilepas oleh Rama.

Demikianlah maka burung-burung tak betah lagi 
tinggal dalam sarang di sela-sela kalimat-kalimatku sebab 
sudah begitu rapat sehingga tak ada lagi tersisa ruang.
Tinggal beberapa orang pemburu yang terpisah dari anjing
mereka menyusur jejak darah, membalikkan dan menggeser 
setiap huruf kata-kataku, mencari binatang korban yang
terluka pembuluh darahnya itu.

1973
"Puisi Sapardi Djoko Damono"
Puisi: Sajak, 2
Karya: Sapardi Djoko Damono

Post a Comment

loading...
 
Top