Untuk Hadiah Potret Dinding, Terima kasih, Man

Sebuah potret berwarna, begitu indah komposisinya
Tajam fokusnya dan total presentasinya
Panorama formatnya, 140 derajat sudutnya
Dengan bingkai yang serasi dan posmo gayanya

Di dinding ruang tamuku telah kau pasangkan, Man
Inilah pemandangan profil kota dan desa di kaki langitnya
Dengan arsitektur mutakhir semua struktur bangunannya
Termasuk pantai, sungai, bukit dan gunungnya

Jaringan transportasi, telekomunikasi dan segala peragatnya
Kontener dikerek turun berlayangan di dermaga
Anyaman distribusi dari titik paling hulu bahan baku
Hingga sudut etalase, melompat ke tas belanja tiba di meja

Diturunkan rapi sepanjang lajur laporan keuangan dunia
Kulihat pula wajah meliputi semua umur, suku dan etniknya
Yang mencuri adegan tentulah anak-anak yang tembem pipinya
Dan senyum itu meluas serta melebar ke mana-mana

Di wajah orang, wajah hutan, sawah, ladang dan huma
Hijau klorofilnya, dengan teori klimatologi seperti serasi
Anjungan minyak dan rimba antena, tersaji setasiun transmisi
Juga kerajinan tangan gemerisik serta deru beratus pabrik

Lensa kamera panorama ini memang luar biasa
Kini kuberi tahu kau, Man, tersembunyi istimewanya
Gambar langit di atas adegan foto seluruh negeri ini
Retak-retak nampak, akan tertelungkup berserak-serak

Menyelimuti raib seluruh pemandangan di bagian bumi ini
Sehingga warnanya cuma jingga, abu-abu dan hitam bervariasi
Memang luar bisa lensa kamera panorama ini.

1998
"Puisi Taufiq Ismail"
Puisi: Untuk Hadiah Potret Dinding, Terima kasih, Man
Karya: Taufiq Ismail

Post a Comment

loading...
 
Top