loading...

Wanita Cantik Sekali di Multazam

Di tengah himpitan daging-daging doa
di pelataran rumah-Mu yang Agung
aku mengalirkan diri dan ratapku
hingga terantuk pada dinding-mustajab-Mu
menumpahkan luap-pinta di dadaku.

Kubaca segala yang bisa kubaca
dalam berbagai bahasa runduk hamba dari tahlil ke tasbih,
dari tasbih ke tahmid, dari tahmid ke ke takbir,
dari takbir ke istighfar, dari istighfar ke syukur,
dari syukur ke khauf, dari khauf ke raja, dari raja ke khauf.

Raja khaluf
Khauf raja
Raja khauf
Khauf raja
Sampai tawakkal

Tiba-tiba sebelum benar-benar fana melela dari arah
Multazam seorang wanita cantik sekali masya Allah
tabarakAllah!
Allah, apa amalku jika kurnia
Apa dosaku jika coba?
Allah, putih kulitnya dalam putih kerudungnya
Indah sekali alisnya
Indah sekali matanya
Indah sekali hidungnya
Indah sekali bibirnya
Dalam indah wajah-Mu.

Allahku, kunikmati keindahan dalam keindahan
Di atas keindahan
Di bawah keindahan
Di kanan-kiri keindahan
Di tengah-tengah keindahan yang indah sekali
Allahku, inilah kerapuhanku! Tak kutanyakan kenapa
Engkau bertanya bukan ditanya kenapa
Tapi apa jawabku? -ampunilah aku- tanyalah jua yang
Kupunya kini:
Allahku, mukallafkah aku dalam keindahann-Mu?

"Puisi: Wanita Cantik Sekali di Multazam (Karya Mustofa Bisri)"
Puisi: Wanita Cantik Sekali di Multazam
Karya: Mustofa Bisri (Gus Mus)

Post a Comment

loading...
 
Top