loading...

Berapa Usiamu Hari Ini

Berapa uisamu hari ini? Sehelai bulu matahari tanggal lagi
oleh gigitan tokek waktu. Pada lipatannya berderet bangkai
kutu dan kecoa yang kau bunuh kemarin lusa. Kata-kata
berhamburan dari jendela, larut dalam hiruk-pikuk jalan raya
adakah makna jam tersisa pada cecerannya?

Berapa usiamu hari ini? Jadikah kau membunuhku
malam ini? Ah, rasanya aku belum tega. Uban di rambutmu
belum merata, dan yang kemarin memutih
kini telah lenyap di salon kecantikan pinggir kota
(perempuan itu begitu suka mengusap tiap uban
di kepalamu, seperti ia usap kepala anak pertamanya
sebab pada tiap helainya tertera angka-angka)

Berapa usiamu hari ini? Hitung saja potongan kuku jariku
yang telah kau kubur itu. Pada tiap helainya tertera
detak jantungku yang melambat pada kerdip matamu.
Ya, berapa usiamu hari ini? Hitung saja sendiri
sampai kau benar-benar tega membunuhku
sambil tersedu di balik lipatan buku harianmu!


Pamulang
17 Januari 2015
"Ahmadun Yosi Herfanda"
Puisi: Berapa Usiamu Hari Ini

Post a Comment

loading...
 
Top