loading...

Negeri Daun Gugur

Daun-daun berguguran
Bukan oleh sentuhan angin
Tapi petikan tangan-tangan rahasia
Yang menangkup pintu-pintu Cinta

Bunga-bunga bangsa berguguran
Bukan oleh peluru musuh bangsa
Tapi oleh tangan-tangan kapeka
Yang mengirim mereka ke balik penjara

Pohon-pohon bertumbangan
Bukan karena lapuk dan tua
Tapi gergaji pemegang hapeha
Menggasak dan melipatnya
Jadi angka-angka rahasia

Kulit bumi pun terluka-luka
Oleh beko dan zakar angkara
Yang mengeruk apa saja,
Minyak, emas, timah, permata
tembaga, dan batu bara
untuk dikunyah tanpa sisa
oleh mulut-mulut yang tak jelas
warna benderanya

Begitulah negeri daun gugur
Kerakusan jadi agama
Dan agama jadi topeng
Untuk menutup wajah buaya
Daun-daun keadilan pun gugur
Menyampah di tiap sudut kota
Kehadiran Tuhan tinggal kata-kata
Di masjid-masjid lapuk
Dan gereja-gereja tua.

Jakarta, 2014
"Ahmadun Yosi Herfanda"
Puisi: Negeri Daun Gugur
Karya: Ahmadun Yosi Herfanda

Post a Comment

loading...
 
Top