Refleksi Jarak dan Waktu

Udara bergetar dalam darahku
ketika tasbih berputar dalam zikir
wirid bertaburan memenuhi ruang
dan kau tersenyum di panaggalan

di ujung wirid tiba-tiba kau turun
dari kalender, menyatu dalam diriku
yang luluh ke dalam dirimu
selanjutnya semesta runtuh
menggumpal dalam hitungan tasbihku

: ketika jiwa tertidur
yang dekat selalu terasa jauh
padahal ia selalu dekat
di bilik hati kita sendiri.

1992
"Ahmadun Yosi Herfanda"
Puisi: Refleksi Jarak dan Waktu
Karya: Ahmadun Yosi Herfanda

Post a Comment

loading...
 
Top