Sajak Embun

Hanya karena cinta embun menetes
dari ujung bulu mata-Mu, membasahi
rumput dan daun-daun, lalu meresap
ke jantungku. Cacing-cacing pun berzikir
pada-Mu, mensyukuri kodratnya tiap waktu.

Siapa yang menolak bersujud pada-Mu
yang tak bersyukur karena karunia-Mu?
Barangkali hanya orang-orang congkak itu
orang-orang yang berjalan dengan kepala
mendongak ke langit sambil melirik
dengan cibiran harimau.

Hanya karena cinta hujan menetes
dari sudut pelupuk mata-Mu, membasahi rambutku
menyusup ke pori-pori tubuh, syaraf dan nadi
menghijaukan kembali taman hatiku
burung-burung pun bernyanyi karenaku
berzikir dan bersujud padamu
– Ya Allah, ampuni adaku pada-Mu!

Yogyakarta
1990/2007
"Ahmadun Yosi Herfanda"
Puisi: Sajak Embun
Karya: Ahmadun Yosi Herfanda

Post a Comment

loading...
 
Top