Ziarah

Sekali waktu setapak dihapus rumput
dan disembunyikan semak-perdu. Kau
terlunta-lunta. Tak tahu harus bagaimana

Burung-burung bercericit tajam, angin
meriapkan daun jambu, mengagetkan
10 kepompong yang mau jadi kupu-kupu

Lalu suara ricik air dari kali itu
mengisyaratkan ada yang pergi
dan tak pernah kembali. Seperti rindu + cinta.


"Puisi Beni Setia"
Puisi: Ziarah
Karya: Beni Setia

Post a Comment

loading...
 
Top