Prawitasari

Seumpama mengaji, aku mengawalinya dengan merapal 
doa ke segala penjuru. Sebab pintu adalah permulaan
 dari setiap langkah yang akan kita per
juangkan. Setelah itu, telapak kaki diarahkan kepa
da muasal kebenaran. Agar wahyu yang dikete
mukan menjadi penunjuk arah jalan pulang.

Seperti dewaruci, aku mengawalinya dengan berwudu
, membasuhbasahkan dada yang kering dan
 piatu. Agar lelaku akan tinuju kepada alamat yang
 satu. Setelah itu segala tirakat akan diniatkan menjadi
 selamat. Sebab air keabadian tak lain adalah
 samudra di dalam dada yang suci dari nafsu berkarat
.

Pustaka senja, 2015
"Dimas Indiana Senja"
Puisi: Prawitasari
Karya: Dimas Indiana Senja

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

|www. sepenuhnya .com ||

Post a Comment

loading...
 
Top