Sebab Hujan Adalah Kau

Sebab hujan adalah kau, kubiarkan tubuhku kuyup,
dan gigil menjadi pertanda rindu telah sampai pada ujungnya.
runcing, dan mengkerutkan kulit sepi.

Sebab hujan adalah kau, kulayangkan doa kepada langit yang
wajahnya tampak mendung, barangkali nama kekasih telah lupa disebut
saat fajar mulai menyapa, saat terik menyengat mimpi, saat senja mencumbu cakrawala
juga saat malam telah melepas pesona mega.

Sebab hujan adalah kau, aku rela menjadi kerikil, menyanyikan tembang rindu
dengan kecipak air yang jatuh dari fotomu, dan saat itu berkesudahlah 
penantianku sepertiga musim, dan berlalulah nestapa
; terhanyut hingga ke muara hatimu.

Sebab hujan adalah kau, kubiarkan tubuhku dilumuri bau tanah,
yang mengepul menjadi siluet masa lalu, dan terkadang menjelma angin kemarau
meretakkan dinding di ceruk batin
hingga terbalaskan keresahan yang kutanam
di sepetak tanah yang kau namai, Puisi.

Pondok Pena
6 Oktober 2012
"Dimas Indiana Senja"
Puisi: Sebab Hujan Adalah Kau
Karya: Dimas Indiana Senja

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

|www. sepenuhnya .com ||

Post a Comment

loading...
 
Top